Saturday, October 31, 2009

1 November

RATAPAN 4:1 - 5:22

SENGSARA SION YANG DAHSYAT

Ah, sungguh pudar emas itu, emas murni itu berubah; batu-batu suci itu terbuang di pojok tiap jalan.
2. Anak-anak Sion yang berharga, yang setimbang dengan emas tua, sungguh mereka dianggap belanga-belanga tanah buatan tangan tukang periuk.
3.  Serigalapun memberikan teteknya dan menyusui anak-anaknya, tetapi puteri bangsaku telah menjadi kejam seperti burung unta di padang pasir.
4. Lidah bayi melekat pada langit-langit karena haus; kanak-kanak meminta roti, tetapi tak seorangpun yang memberi.
5. Yang biasa makan yang sedap-sedap mati bulur di jalan-jalan; yang biasa duduk di atas bantal kirmizi terbaring di timbunan sampah.
6. Kedurjanaan puteri bangsaku melebihi dosa Sodom, yang sekejap mata dibongkar-bangkir tanpa ada tangan yang memukulnya.
7. Pemimpin-pemimpin lebih bersih dari salju dan lebih putih dari susu, tubuh mereka lebih merah dari pada merjan, seperti batu nilam rupa mereka.
8. Sekarang rupa mereka lebih hitam dari pada jelaga, mereka tidak dikenal di jalan-jalan, kulit mereka berkerut pada tulang-tulangnya, mengering seperti kayu.
9. Lebih bahagia mereka yang gugur karena pedang dari pada mereka yang tewas karena lapar, yang merana dan mati sebab tak ada hasil ladang.
10. Dengan tangan sendiri wanita yang lemah lembut memasak kanak-kanak mereka, untuk makanan mereka tatkala runtuh puteri bangsaku.
11. TUHAN melepaskan segenap amarah-Nya, mencurahkan murka-Nya yang menyala-nyala, dan menyalakan api di Sion, yang memakan dasar-dasarnya.
12. Tidak percaya raja-raja di bumi, pun seluruh penduduk dunia, bahwa lawan dan seteru dapat masuk ke dalam gapura-gapura Yerusalem.
13. Hal itu terjadi oleh sebab dosa nabi-nabinya dan kedurjanaan imam-imamnya yang di tengah-tengahnya mencurahkan darah orang yang tidak bersalah.
14. Mereka terhuyung-huyung seperti orang buta di jalan-jalan, cemar oleh darah, sehingga orang tak dapat menyentuh pakaian mereka.
15. Singkir! Najis!, kata orang kepada mereka, "Singkir! Singkir! Jangan sentuh!" ; lalu emreka lari dan mengembara, maka berkatalah bangsa-bangsa: "Mereka tak boleh tinggal lebih lama di sini. "
16. TUHAN sendiri mencerai-beraikan mereka, tak mau lagi Ia memandang mereka. Para imam tidak mereka hormati, dan orang-orang tua tidak mereka kasihani.
17. Selalu mata kami merindukan pertolongan, tetapi sia-sia; dari menara penjagaan kami menanti-nantikan suatu bangsa yang tak dapat menolong.
18. Mereka mengintai langkah-langkah kami, sehingga kami tak dapat berjalan di lapangan-lapangan kami; akhir hidup kami mendekat, hari-hari kami sudah genap, ya, akhir hidup kami sudah tiba.
19. Pengejar-pengejar kami lebih cepat dari pada burung rajawali di angkasa mereka memburu kami di atas gunung-gunung, menghadang kami di padang gurun.
20. Orang yang diurapi TUHAN, nafas hidup kami, tertangkap dalam pelubang mereka, dia yang kami sangka: "Dalam naungannya kami akan hidup di antara bangsa-bangsa."
21. Bergembira dan bersukacitalah, hai puteri Edom, engkau yang mendiami tanah Us, juga kepadamu piala akan sampai, engkau akan jadi mabuk lalu menelanjangi dirimu!
22. Telah hapus kesalahanmu, puteri Sion, tak akan lagi TUHAN membawa engkau ke dalam pembuangan, tetapi kesalahanmu, puteri Edom, akan dibalas-Nya, dan dosa-dosamu akan disingkapkan-Nya.

DOA UNTUK PEMULIHAN

Ingatlah, ya TUHAN, apa yang terjadi atas kami, pandanglah dan lihatlah akan kehinaan kami.
2. Milik pusaka kami beralih kepada orang lain, rumah-rumah kami kepada orang asing.
3. Kami menjadi anak yatim, tak punya bapa, dan ibu kami seperti janda.
4. Air kami kami minum dengan membayar, kami mendapat kayu dengan bayaran.
5. Kami dikejar dekat-dekat, kami lelah, bagi kami tak ada istirahat.
6. Kami mengulurkan tangan kepada Mesir, dan kepada Asyur untuk menjadi kenyang dengan roti.
7. Bapak-bapak kami berbuat dosa, mereka tak ada lagi, dan kami yang menanggung kedurjanaan mereka.
8. Pelayan-pelayan memerintah atas kami; yang melepaskan kami dari tangan mereka tak ada.
9. Dengan bahaya maut karena serangan pedang di padang gurun, kami harus mengambil makanan kami.
10. Kulit kami membara laksana perapian, karena nyerinya kelaparan.
11. Mereka memperkosa wanita-wanita di Sion dan gadis-gadis di kota-kota Yehuda.
12. Pemimpin-pemimpin digantung oleh tangan mereka, para tua-tua tidak dihormati.
13. Pemuda-pemuda harus memikul batu kilangan, anak-anak terjatuh karena beratnya pikulan kayu.
14. Para tua-tua tidak berkumpul lagi di pintu gerbang, para teruna berhenti main kecapi.
15.  Lenyaplah kegirangan hati kami, tari-tarian kami berubah menjadi perkabungan.
16. Mahkota telah jatuh dari kepala kami. Wahai kami, karena kami telah berbuat dosa!
17. Karena inilah hati kami sakit, karena inilah mata kami jadi kabur:
18. karena bukit Sion yang tandus, di mana anjing-anjing hutan berkeliaran.
19. Engkau, ya TUHAN, bertakhta selama-lamanya, takhta-Mu tetap dari masa ke masa!
20. Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya, meninggalkan kami demikian lama?
21. Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!
22. Atau, apa Engkau sudah membuang kami sama sekali? Sangat murkakah Engkau terhadap kami?


IBRANI 2:1-18

KESELAMATAN YANG BESAR

Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
2. Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal,
3. bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan
4. Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.

YESUS SEKETIKA LEBIH RENDAH DARI PADA MALAIKAT-MALAIKAT

5. Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.
6. Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
7. Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,
8. segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya." Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya.
9. Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.
10. Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah--yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.
11. Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,
12. kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,"
13. dan lagi: "Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya," dan lagi: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku."
14. Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
15. dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.
16. Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.
17. Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangs
18. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.


MAZMUR 103:1-22

PUJILAH TUHAN, HAI JIWAKU!

Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
2. Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
3. Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,
4. Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,
5. Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.
6. TUHAN menjalankan keadilan dan hukum bagi segala orang yang diperas.
7. Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel.
8. TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
9. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.
10. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
11. tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
12. sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
13. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
14. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.
15. Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;
16. apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.
17. Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,
18. bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.
19. TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.
20. Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.
21. Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya.
22. Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!


HIKMAT HARI INI:
AMSAL 26:23

Seperti pecahan periuk bersalutkan perak, demikianlah bibir manis dengan hati jahat.

Friday, October 30, 2009

31 Oktober

RATAPAN 2:20 - 3:66

Lihatlah, TUHAN, dan tiliklah, kepada siapakah Engkau telah berbuat ini? Apakah perempuan harus makan anak kandungnya, anak-anak yang masih dibuai? Apakah dalam tempat kudus Tuhan harus dibunuh imam dan nabi?
21. Terbaring di debu jalan pemuda dan orang tua; dara-daraku dan teruna-terunaku gugur oleh pedang; Engkau membunuh mereka tatkala Engkau murka, tanpa belas kasihan Engkau menyembelih mereka!
22. Seolah-olah pada hari perayaan Engkau mengundang semua yang kutakuti dari sekeliling. Tatkala TUHAN murka tak ada seorang yang luput atau selamat. Mereka yang kubuai dan kubesarkan dibinasakan seteruku.

PENGHIBURAN DALAM PENDERITAAN

Akulah orang yang melihat sengsara disebabkan cambuk murka-Nya.
2. Ia menghalau dan membawa aku ke dalam kegelapan yang tidak ada terangnya.
3. Sesungguhnya, aku dipukul-Nya berulang-ulang dengan tangan-Nya sepanjang hari.
4. Ia menyusutkan dagingku dan kulitku, tulang-tulangku dipatahkan-Nya.
5. Ia mendirikan tembok sekelilingku, mengelilingi aku dengan kesedihan dan kesusahan.
6. Ia menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati.
7. Ia menutup segala jalan ke luar bagiku, Ia mengikat aku dengan rantai yang berat.
8. Walaupun aku memanggil-manggil dan berteriak minta tolong, tak didengarkan-Nya doaku.
9. Ia merintangi jalan-jalanku dengan batu pahat, dan menjadikannya tidak terlalui.
10. Laksana beruang Ia menghadang aku, laksana singa dalam tempat persembunyian.
11. Ia membelokkan jalan-jalanku, merobek-robek aku dan membuat aku tertegun.
12. Ia membidikkan panah-Nya, menjadikan aku sasaran anak panah.
13. Ia menyusupkan ke dalam hatiku segala anak panah dari tabung-Nya.
14. Aku menjadi tertawaan bagi segenap bangsaku, menjadi lagu ejekan mereka sepanjang hari.
15. Ia mengenyangkan aku dengan kepahitan, memberi aku minum ipuh.
16. Ia meremukkan gigi-gigiku dengan memberi aku makan kerikil; Ia menekan aku ke dalam debu.
17. Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan.
18. Sangkaku: hilang lenyaplah kemasyhuranku dan harapanku kepada TUHAN.
19. Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun itu.
20. Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku.
21. Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap:
22. Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
23.  selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
24. TUHAN adalah bagianku,
25. TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.
26. Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
27. Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya.
28. Biarlah ia duduk sendirian dan berdiam diri kalau TUHAN membebankannya.
29. Biarlah ia merebahkan diri dengan mukanya dalam debu, mungkin ada harapan.
30. Biarlah ia memberikan pipi kepada yang menamparnya, biarlah ia kenyang dengan cercaan.
31. Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan.
32. Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya.
33. Karena tidak dengan rela hati Ia menindas dan merisaukan anak-anak manusia.
34. Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia,
35. kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi,
36. atau orang diperlakukan tidak adil dalam perkaranya, masakan Tuhan tidak melihatnya?
37. Siapa berfirman, maka semuanya jadi? Bukankah Tuhan yang memerintahkannya?
38. Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi keluar apa yang buruk dan apa yang baik?
39. Mengapa orang hidup mengeluh? Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya!
40. Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN.
41. Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga:
42. Kami telah mendurhaka dan memberontak, Engkau tidak mengampuni.
43. Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka, mengejar kami dan membunuh kami tanpa belas kasihan.
44. Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan, sehingga doa tak dapat menembus.
45. Kami Kaujadikan kotor dan keji di antara bangsa-bangsa.
46. Terhadap kami semua seteru kami mengangakan mulutnya.
47. Kejut dan jerat menimpa kami, kemusnahan dan kehancuran.
48. Air mataku mengalir bagaikan batang air, karena keruntuhan puteri bangsaku.
49. Air mataku terus-menerus bercucuran, dengan tak henti-hentinya,
50. sampai TUHAN memandang dari atas dan melihat dari sorga.
51. Mataku terasa pedih oleh sebab keadaan puteri-puteri kotaku.
52. Seperti burung aku diburu-buru oleh mereka yang menjadi seteruku tanpa sebab.
53. Mereka melemparkan aku hidup-hidup dalam lobang, melontari aku dengan batu.
54. Air membanjir di atas kepalaku, kusangka: "Binasa aku!"
55. Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam.
56. Engkau mendengar suaraku! Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku!
57. Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu, Engkau berfirman: Jangan takut!"
58. Ya Tuhan, Engkau telah memperjuangkan perkaraku, Engkau telah menyelamatkan hidupku.
59. Engkau telah melihat ketidakadilan terhadap aku, ya TUHAN; berikanlah keadilan!
60. Engkau telah melihat segala dendam mereka, segala rancangan mereka terhadap aku."
61. Engkau telah mendengar cercaan mereka, ya TUHAN, segala rancangan mereka terhadap aku,
62. percakapan orang-orang yang melawan aku, dan rencana mereka terhadap aku sepanjang hari.
63. Amatilah duduk bangun mereka! Aku menjadi lagu ejekan mereka."
64. Engkau akan mengadakan pembalasan terhadap mereka, ya TUHAN, menurut perbuatan tangan mereka.
65. Engkau akan mengeraskan hati mereka; kiranya kutuk-Mu menimpa mereka!
66. Engkau akan mengejar mereka dengan murka dan memunahkan mereka dari bawah langit, ya TUHAN


IBRANI 1:1-14

ALLAH BERFIRMAN DENGAN PERANTARAAN ANAK-NYA

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
2. maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
3. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
4. jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

ANAK ALLAH LEBIH TINGGI DARI PADA MALAIKAT-MALAIKAT

5. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?"
6. Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."
7. Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."
8. Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
9. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu."
10. Dan: "Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
11. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
12. seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan."
13. Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?"
14. Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?


MAZMUR 102:2-29

DOA MINTA TOLONG DAN DOA UNTUK SION

TUHAN, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu.
3. Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!
4.  Sebab hari-hariku habis seperti asap, tulang-tulangku membara seperti perapian.
5. Hatiku terpukul dan layu seperti rumput, sehingga aku lupa makan rotiku.
6. Oleh sebab keluhanku yang nyaring, aku tinggal tulang-belulang.
7. Aku sudah menyerupai burung undan di padang gurun, sudah menjadi seperti burung ponggok pada reruntuhan.
8. Aku tak bisa tidur dan sudah menjadi seperti burung terpencil di atas sotoh.
9. Sepanjang hari aku dicela oleh musuh-musuhku, orang-orang yang mempermainkan aku menyumpah dengan menyebut namaku.
10. Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan,
11. oleh karena marah-Mu dan geram-Mu, sebab Engkau telah mengangkat aku dan melemparkan aku.
12.  Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang, dan aku sendiri layu seperti rumput.
13. Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun.
14. Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya.
15. Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya.
16. Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN, dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
17. bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
18. sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.
19. Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
20. sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
21. untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
22. upaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
23. apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN.
24. Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan, dan memperpendek umurku.
25. Aku berkata: "Ya Allahku, janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku! Tahun-tahun-Mu tetap turun-temurun!"
26. Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
27.  Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah;
28. tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.
29. Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram, dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.


HIKMAT HARI INI:
AMSAL 26:21-22

Seperti arang untuk bara menyala dan kayu untuk agpi, demikianlah orang yang suka bertengkar utk pasanya perbantahann.
22 Seperti sedap-sedapan perkataan pemfitnah masuk ke lubuk hati.