Friday, October 30, 2009

31 Oktober

RATAPAN 2:20 - 3:66

Lihatlah, TUHAN, dan tiliklah, kepada siapakah Engkau telah berbuat ini? Apakah perempuan harus makan anak kandungnya, anak-anak yang masih dibuai? Apakah dalam tempat kudus Tuhan harus dibunuh imam dan nabi?
21. Terbaring di debu jalan pemuda dan orang tua; dara-daraku dan teruna-terunaku gugur oleh pedang; Engkau membunuh mereka tatkala Engkau murka, tanpa belas kasihan Engkau menyembelih mereka!
22. Seolah-olah pada hari perayaan Engkau mengundang semua yang kutakuti dari sekeliling. Tatkala TUHAN murka tak ada seorang yang luput atau selamat. Mereka yang kubuai dan kubesarkan dibinasakan seteruku.

PENGHIBURAN DALAM PENDERITAAN

Akulah orang yang melihat sengsara disebabkan cambuk murka-Nya.
2. Ia menghalau dan membawa aku ke dalam kegelapan yang tidak ada terangnya.
3. Sesungguhnya, aku dipukul-Nya berulang-ulang dengan tangan-Nya sepanjang hari.
4. Ia menyusutkan dagingku dan kulitku, tulang-tulangku dipatahkan-Nya.
5. Ia mendirikan tembok sekelilingku, mengelilingi aku dengan kesedihan dan kesusahan.
6. Ia menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati.
7. Ia menutup segala jalan ke luar bagiku, Ia mengikat aku dengan rantai yang berat.
8. Walaupun aku memanggil-manggil dan berteriak minta tolong, tak didengarkan-Nya doaku.
9. Ia merintangi jalan-jalanku dengan batu pahat, dan menjadikannya tidak terlalui.
10. Laksana beruang Ia menghadang aku, laksana singa dalam tempat persembunyian.
11. Ia membelokkan jalan-jalanku, merobek-robek aku dan membuat aku tertegun.
12. Ia membidikkan panah-Nya, menjadikan aku sasaran anak panah.
13. Ia menyusupkan ke dalam hatiku segala anak panah dari tabung-Nya.
14. Aku menjadi tertawaan bagi segenap bangsaku, menjadi lagu ejekan mereka sepanjang hari.
15. Ia mengenyangkan aku dengan kepahitan, memberi aku minum ipuh.
16. Ia meremukkan gigi-gigiku dengan memberi aku makan kerikil; Ia menekan aku ke dalam debu.
17. Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan.
18. Sangkaku: hilang lenyaplah kemasyhuranku dan harapanku kepada TUHAN.
19. Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun itu.
20. Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku.
21. Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap:
22. Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
23.  selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
24. TUHAN adalah bagianku,
25. TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.
26. Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
27. Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya.
28. Biarlah ia duduk sendirian dan berdiam diri kalau TUHAN membebankannya.
29. Biarlah ia merebahkan diri dengan mukanya dalam debu, mungkin ada harapan.
30. Biarlah ia memberikan pipi kepada yang menamparnya, biarlah ia kenyang dengan cercaan.
31. Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan.
32. Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya.
33. Karena tidak dengan rela hati Ia menindas dan merisaukan anak-anak manusia.
34. Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia,
35. kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi,
36. atau orang diperlakukan tidak adil dalam perkaranya, masakan Tuhan tidak melihatnya?
37. Siapa berfirman, maka semuanya jadi? Bukankah Tuhan yang memerintahkannya?
38. Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi keluar apa yang buruk dan apa yang baik?
39. Mengapa orang hidup mengeluh? Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya!
40. Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN.
41. Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga:
42. Kami telah mendurhaka dan memberontak, Engkau tidak mengampuni.
43. Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka, mengejar kami dan membunuh kami tanpa belas kasihan.
44. Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan, sehingga doa tak dapat menembus.
45. Kami Kaujadikan kotor dan keji di antara bangsa-bangsa.
46. Terhadap kami semua seteru kami mengangakan mulutnya.
47. Kejut dan jerat menimpa kami, kemusnahan dan kehancuran.
48. Air mataku mengalir bagaikan batang air, karena keruntuhan puteri bangsaku.
49. Air mataku terus-menerus bercucuran, dengan tak henti-hentinya,
50. sampai TUHAN memandang dari atas dan melihat dari sorga.
51. Mataku terasa pedih oleh sebab keadaan puteri-puteri kotaku.
52. Seperti burung aku diburu-buru oleh mereka yang menjadi seteruku tanpa sebab.
53. Mereka melemparkan aku hidup-hidup dalam lobang, melontari aku dengan batu.
54. Air membanjir di atas kepalaku, kusangka: "Binasa aku!"
55. Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam.
56. Engkau mendengar suaraku! Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku!
57. Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu, Engkau berfirman: Jangan takut!"
58. Ya Tuhan, Engkau telah memperjuangkan perkaraku, Engkau telah menyelamatkan hidupku.
59. Engkau telah melihat ketidakadilan terhadap aku, ya TUHAN; berikanlah keadilan!
60. Engkau telah melihat segala dendam mereka, segala rancangan mereka terhadap aku."
61. Engkau telah mendengar cercaan mereka, ya TUHAN, segala rancangan mereka terhadap aku,
62. percakapan orang-orang yang melawan aku, dan rencana mereka terhadap aku sepanjang hari.
63. Amatilah duduk bangun mereka! Aku menjadi lagu ejekan mereka."
64. Engkau akan mengadakan pembalasan terhadap mereka, ya TUHAN, menurut perbuatan tangan mereka.
65. Engkau akan mengeraskan hati mereka; kiranya kutuk-Mu menimpa mereka!
66. Engkau akan mengejar mereka dengan murka dan memunahkan mereka dari bawah langit, ya TUHAN


IBRANI 1:1-14

ALLAH BERFIRMAN DENGAN PERANTARAAN ANAK-NYA

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
2. maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
3. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
4. jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

ANAK ALLAH LEBIH TINGGI DARI PADA MALAIKAT-MALAIKAT

5. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?"
6. Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."
7. Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."
8. Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
9. Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu."
10. Dan: "Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
11. Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
12. seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan."
13. Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?"
14. Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?


MAZMUR 102:2-29

DOA MINTA TOLONG DAN DOA UNTUK SION

TUHAN, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu.
3. Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!
4.  Sebab hari-hariku habis seperti asap, tulang-tulangku membara seperti perapian.
5. Hatiku terpukul dan layu seperti rumput, sehingga aku lupa makan rotiku.
6. Oleh sebab keluhanku yang nyaring, aku tinggal tulang-belulang.
7. Aku sudah menyerupai burung undan di padang gurun, sudah menjadi seperti burung ponggok pada reruntuhan.
8. Aku tak bisa tidur dan sudah menjadi seperti burung terpencil di atas sotoh.
9. Sepanjang hari aku dicela oleh musuh-musuhku, orang-orang yang mempermainkan aku menyumpah dengan menyebut namaku.
10. Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan,
11. oleh karena marah-Mu dan geram-Mu, sebab Engkau telah mengangkat aku dan melemparkan aku.
12.  Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang, dan aku sendiri layu seperti rumput.
13. Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun.
14. Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya.
15. Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya.
16. Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN, dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
17. bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
18. sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.
19. Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
20. sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
21. untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
22. upaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
23. apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN.
24. Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan, dan memperpendek umurku.
25. Aku berkata: "Ya Allahku, janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku! Tahun-tahun-Mu tetap turun-temurun!"
26. Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
27.  Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah;
28. tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan.
29. Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram, dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.


HIKMAT HARI INI:
AMSAL 26:21-22

Seperti arang untuk bara menyala dan kayu untuk agpi, demikianlah orang yang suka bertengkar utk pasanya perbantahann.
22 Seperti sedap-sedapan perkataan pemfitnah masuk ke lubuk hati.


No comments:

Post a Comment